Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UPN Bukittinggi menerapkan prinsip dan metodologi pengembangan kurikulum yang mengacu secara konsisten pada pendekatan OBE. Pendekatan ini menempatkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) sebagai landasan utama dalam penentuan isi, struktur, dan strategi pembelajaran kurikulum. CPL dirumuskan mengacu pada KKNI Level 8 dan SN Dikti, sehingga seluruh komponen kurikulum diarahkan pada pencapaian luaran pembelajaran yang terukur dan relevan.
Penentuan isi kurikulum Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Nusantara Bukittinggi dilakukan dengan mengacu pada referensi internasional, nasional, dan lokal untuk menjamin relevansi, mutu, dan daya saing lulusan. Pada tingkat nasional, pengembangan kurikulum berpedoman pada SN-Dikti, KKNI Level 8, serta kurikulum nasional AIPTKMI sebagai acuan kompetensi lulusan kesehatan masyarakat.
Pada tingkat internasional, isi kurikulum diselaraskan dengan kerangka kompetensi kesehatan masyarakat global, antara lain WHO–ASPHER Competency Framework for Public Health dan kerangka kompetensi yang dikembangkan oleh Association of Schools and Programs of Public Health (ASPPH). Kerangka ini digunakan sebagai rujukan dalam penguatan kompetensi inti lulusan, khususnya pada aspek analisis masalah kesehatan, promosi dan pencegahan penyakit, kebijakan dan manajemen kesehatan, serta pendekatan berbasis bukti dalam perencanaan dan evaluasi program kesehatan masyarakat.
Pada tingkat lokal, pengembangan kurikulum mempertimbangkan kebijakan dan prioritas permasalahan kesehatan daerah, serta mendukung program prioritas pemerintahan Kota Bukittinggi dalam mewujudkan pariwisata gemilang. Isu tourism health problem, seperti perilaku berisiko, penyakit menular dan tidak menular, serta kesehatan lingkungan kawasan wisata, diintegrasikan ke dalam bahan kajian dan mata kuliah sebagai penciri keunggulan program studi.
Dalam rangka mendukung implementasi SD Dikti sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UPN Bukittinggi menerapkan prosedur yang sistematis dalam menentukan bidang ilmu kesehatan masyarakat yang dijadikan mata kuliah wajib dan pilihan. Seluruh proses pengembangan kurikulum dilaksanakan menggunakan pendekatan OBE, dengan memastikan keterkaitan yang jelas antara capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, metode pembelajaran, dan sistem penilaian.



Dibuat dengan ❤️ By Garuda Cyber Indonesia